Browse By

Ramadhan 2026: Harga Bahan Pokok di Jakarta Barat Melambung Tinggi pada Hari Pertama

Pedagang sayur-mayur di Pasar Tomang Barat, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Nuh (65) tengah bertransaksi dengan pembeli,

JAKARTA, Swarajakarta News. – Memasuki hari pertama bulan suci Ramadhan 2026, warga Jakarta Barat harus menghadapi kenyataan pahit terkait melonjaknya harga sejumlah bahan pangan pokok. Berdasarkan pantauan di beberapa pasar tradisional, kenaikan harga terjadi secara signifikan pada komoditas cabai, telur ayam, hingga daging sapi.

Fenomena kenaikan harga musiman ini memicu kekhawatiran di tingkat konsumen, mengingat beban pengeluaran rumah tangga yang diprediksi akan terus meningkat hingga menjelang Idul Fitri mendatang.

Daftar Kenaikan Harga Pangan di Pasar Tradisional Jakarta Barat

Kenaikan harga terpantau mulai terjadi sejak dini hari saat aktivitas pasar mencapai puncaknya. Berikut adalah rincian beberapa komoditas yang mengalami lonjakan harga drastis:

  1. Cabai Rawit Merah: Mengalami kenaikan tertinggi, menembus angka Rp95.000 – Rp110.000 per kilogram dari harga normal sekitar Rp60.000.
  2. Daging Sapi Segar: Harga kini bertengger di kisaran Rp150.000 – Rp165.000 per kilogram.
  3. Telur Ayam Ras: Naik menjadi Rp32.000 – Rp34.000 per kilogram.
  4. Bawang Merah dan Bawang Putih: Mengalami kenaikan rata-rata Rp5.000 – Rp10.000 dari harga pekan lalu.

Penyebab Utama Lonjakan Harga di Awal Ramadhan

Para pedagang di Pasar Grogol dan Pasar Tomang Barat mengungkapkan bahwa tren kenaikan ini dipicu oleh dua faktor utama:

  • Tingginya Permintaan Konsumen: Sesuai tradisi, permintaan bahan pangan untuk menu sahur dan buka puasa meningkat tajam pada hari pertama.
  • Kendala Pasokan dari Daerah Penghasil: Adanya hambatan distribusi dan berkurangnya stok dari tingkat pengepul mengakibatkan harga di tingkat pengecer merangkak naik.

“Setiap tahun polanya sama, tapi tahun ini kenaikan cabai rawit cukup terasa berat bagi pembeli. Pasokan dari induk memang sudah mahal,” ujar salah satu pedagang sayuran di Jakarta Barat.

Langkah Pemerintah Kota Jakarta Barat

Menanggapi situasi ini, Pemerintah Kota Jakarta Barat berencana melakukan pengawasan ketat melalui Satgas Pangan. Upaya yang akan ditempuh antara lain:

  • Operasi Pasar Murah: Menyalurkan komoditas subsidi untuk menekan harga di tingkat pasar.
  • Pemantauan Stok: Memastikan tidak ada penimbunan barang oleh oknum tidak bertanggung jawab.
  • Koordinasi Lintas Sektor: Bekerja sama dengan PD Pasar Jaya untuk menjaga stabilitas pasokan harian.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan melakukan pembelian secara bijak (wise shopping) guna membantu menjaga stabilitas harga di pasar lokal. (Red.)